Abon Cap Koki, merek makanan khas Purbalingga yang didirikan pada tahun 1968, telah menunjukkan prestasinya dalam industri makanan. Novi Kurnia Setiawati, pendiri perusahaan ini, berkomitmen untuk menghasilkan abon sapi berkualitas tinggi, murni dari daging sapi tanpa bahan pengganti. Berbagai varian produk tersedia seperti abon sapi original, pedas, serundeng, sambal pecel, dan kentang kering dengan harga mulai dari Rp 25.000 dapat diperoleh melalui penjualan langsung, distributor, dan e-commerce.
Partisipasi Abon Cap Koki dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025 membantu perluasan jangkauan pasar ke mancanegara seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Novi mengungkapkan bahwa acara ini memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk dan membangun jaringan bisnis internasional. Dukungan dari BRI mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global.
Abon Cap Koki telah mendapatkan sertifikasi penting seperti Dinkes PBG PIRT, HACCP Certified, dan ISO 22000(2018) untuk memasuki pasar global. Melalui media sosial dan platform e-commerce, Abon Cap Koki terus memperkuat visibilitas dan meningkatkan pangsa pasar. Kolaborasi dengan BRI dan semangat inovasi telah membantu Abon Cap Koki dikenal tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di pasar internasional, sejalan dengan upaya BRI dalam memperkuat ekosistem digital melalui Super Apps BRImo.
BRI terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan seperti Holding Ultra Mikro, KUR, AgenBRILink, dan Desa BRILian. Diharapkan dengan langkah ini, semakin banyak UMKM Indonesia dapat naik kelas dan bersaing di pasar global.




