Dubes AS Menolak Ajakan Presiden RI, Alasan Takut akan Kutukan Maut

by -145 Views

Marshall Green, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia tahun 1965, merasakan ketakutan yang luar biasa terhadap sebuah lokasi di Indonesia yang hanya berjarak 127 km dari Jakarta. Lokasi ini membuatnya menolak ajakan dari Presiden Soekarno untuk berkunjung karena dia percaya akan kutukan mematikan yang bisa mengancam nyawanya. Ketakutan ini sebenarnya dipicu oleh cerita turun-temurun mengenai Nyi Roro Kidul yang selalu dikaitkan dengan cerita mistis di pantai selatan Jawa, termasuk Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Sebagai kepala perwakilan diplomatik di Indonesia, Green sering diajak Presiden Soekarno ke Pelabuhan Ratu namun selalu menolak karena mitos yang menghantui.

Cerita Nyi Roro Kidul sebenarnya diciptakan oleh Kerajaan Mataram sebagai simbol ketika mereka kalah dari Belanda dalam pertempuran di pesisir utara Jawa. Narasi ini diciptakan sebagai upaya untuk menakut-nakuti Belanda dan menunjukkan bahwa Mataram masih memiliki kekuasaan, setidaknya di wilayah selatan. Mitos ini kemudian berkembang dan dipercayai masyarakat hingga saat ini.

Meskipun banyak yang percaya pada mitos Nyi Roro Kidul sebagai penyebab tragedi di Pantai Pelabuhan Ratu, penelitian kontemporer menunjukkan bahwa kematian para perenang di pantai selatan Jawa disebabkan oleh rip current, bukan karena kutukan atau hal-hal mistis. Rip current adalah arus laut kuat yang bergerak dari pantai ke arah laut lepas, terbentuk karena kondisi morfologi pantai yang curam di wilayah selatan Jawa.

Dengan demikian, meskipun ketakutan Marshall Green terhadap kutukan Nyi Roro Kidul begitu kuat, penyebab sebenarnya dari tragedi tersebut adalah fenomena alam dan bukan sesuatu yang bersifat mistis. Narasi tersebut mengajarkan bahwa seringkali kejadian-kejadian di masa lalu memiliki penjelasan ilmiah yang mendasarinya, dan penting bagi kita untuk memahami hal itu.

Source link