Prabowo: Europe Needs Our Commodities & Technology Exchange

by -94 Views

Presiden Joko Widodo punya pengganti, Prabowo Subianto, mengumumkan terobosan dalam pembicaraan perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa yang berlangsung selama satu dekade, memastikan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk masuk ke dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), efektif sebagai perjanjian perdagangan bebas. “Saya berada di Brussels, dan di sana kita mencapai terobosan besar. Setelah 10 tahun negosiasi yang sulit, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya setuju untuk melanjutkan apa yang disebut CEPA – Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif yang pada dasarnya merupakan Perjanjian Perdagangan Bebas,” kata Prabowo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada Rabu (16 Juli). Menurut perjanjian tersebut, barang-barang Indonesia dapat masuk ke pasar Eropa tanpa tarif. Menurut Prabowo, kesepakatan tersebut mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan: sementara Eropa memerlukan komoditas dan akses pasar Indonesia, Indonesia juga akan mendapat manfaat dari kemajuan Eropa dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi modal. “Produk-produk kita akan masuk ke Eropa tanpa tarif. Ini adalah hubungan yang sangat simbiotik – mereka memiliki teknologi, ilmu pengetahuan, dan sumber daya keuangan yang sangat baik, sementara kita menawarkan mineral penting, komoditas, dan pasar yang ramai,” jelasnya. Selain menyelesaikan semua isu yang tersisa dalam negosiasi CEPA yang sudah mandek selama satu dekade, Indonesia dan UE juga sepakat untuk sistem visa cascading – kebijakan yang bertujuan untuk mempermudah proses warga Indonesia untuk mendapatkan visa masuk berulang ke wilayah Schengen.

Source link