Pada tahun 1989, seorang pelajar SMP bernama Seger (15 tahun) dari Kediri, Jawa Timur, tiba-tiba menjadi perbincangan nasional setelah menerima hadiah senilai Rp1,2 miliar dari Presiden Soeharto. Kisah ini bermula dari penemuan yang tak terduga di sawah yang menguji kejujurannya. Seger bekerja sebagai buruh tani di sawah milik Zaini di Kediri untuk mengumpulkan uang dan melunasi tunggakan SPP. Dengan kejujuran dan ketekunan, Seger menemukan artefak berharga yang beratnya mencapai 1,2 kilogram, terbuat dari emas murni dan dihiasi dengan permata dan berlian. Benda ini diyakini berasal dari akhir Kerajaan Majapahit. Nilai materi yang sangat tinggi membuat Seger mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak, termasuk beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi. Meskipun tidak mendapatkan kekayaan instan, kejujuran Seger memberikan warisan moral yang tak ternilai. Keberhasilannya menjadi teladan bagi penemu lain dan menunjukkan bahwa integritas adalah modal berharga dalam kehidupan.
Kisah Anak SMP di Kediri Dapat Rp1,2 M dari Presiden





