Dorongan Sukses Global Gulalibooks Melalui Pemberdayaan BRI

by

Pasar buku anak di Indonesia sebagian besar belum mengenal format bacaan interaktif seperti soundbook yang telah populer di luar negeri. Namun, dengan gagasan Fauzia P. Lestari untuk menciptakan sound book berbahasa Indonesia, industri buku anak di Tanah Air mulai mengalami perubahan. Menyadari potensi pasar yang belum tergarap, Fauzia dan suaminya dengan berani mencetak 1.000 eksemplar dari buku pertamanya dengan modal yang seharusnya digunakan untuk biaya persalinan.

Mulai dari tim produksi yang minim dan berbasis di Bandung, Gulalibooks berhasil tumbuh pesat hingga memiliki 12 karyawan setelah delapan tahun beroperasi. Dengan fokus pada buku anak yang edukatif, inovatif, dan menyenangkan, Gulalibooks terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai koleksi seperti soundbook, augmented reality book, hingga sensory book. Semua konten dirancang secara cermat sesuai dengan tahap perkembangan anak dan berkonsultasi dengan psikolog anak serta mengangkat kearifan lokal.

Melalui program Pengusaha Muda Brilian BRI pada 2024, Fauzia berhasil mengembangkan bisnisnya lebih lanjut dengan dorongan dan bantuan dari berbagai pihak. Gulalibooks menjadi juara kategori Home Décor and Craft dan mendapatkan fasilitas pinjaman dari BRI dengan subsidi bunga 0%, memberikan dorongan yang besar bagi kemajuan bisnisnya. Kini, produk buku anak Gulalibooks telah tersebar luas di dalam negeri dan mulai merambah pasar internasional.

Selain fokus pada pengembangan bisnis, Gulalibooks juga aktif dalam memberdayakan masyarakat dengan melibatkan lebih dari 1.000 reseller, mayoritas adalah ibu rumah tangga, untuk memperluas akses literasi anak-anak. Kerja sama dengan puluhan rumah baca di 16 provinsi juga dilakukan untuk meningkatkan literasi di berbagai daerah. Dukungan dari BRI sebagai agen pembangunan juga menjadi penopang utama dalam pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk Gulalibooks.

Source link