Kontroversi Tangan Kanan Presiden AS vs Presiden RI: Analisis Pelanggaran Etik

by

Ada kisah menarik dalam sejarah diplomasi antara Indonesia dan Amerika Serikat. Pada masa itu, seorang duta besar AS, Marshall Green, mengalami insiden memalukan yang dilakukan oleh Presiden Indonesia Soekarno di depan publik. Soekarno sendiri tidak menyukai Green karena reputasi kontroversialnya yang terkait dengan kudeta di negara-negara sebelumnya. Perasaan antipati Soekarno terhadap AS semakin meningkat pada saat itu, dimana ia merasa bahwa bantuan asing dari Amerika seringkali disalahartikan sebagai persahabatan.

Green, diundang oleh Soekarno untuk acara peletakan batu pertama Universitas Indonesia di Ciputat, namun di tengah acara, Soekarno secara sengaja mempermalukan Green dengan memberikan durian padanya. Green yang tidak menyukai buah durian diminta untuk memakannya di depan publik. Insiden lain juga terjadi ketika Soekarno mengundang Green ke Pantai Pelabuhan Ratu, sebagai bagian dari upaya menyakiti Green.

Meskipun Green tetap bertahan sebagai Duta Besar AS di Indonesia hingga tahun 1969, reputasinya terus dipenuhi dengan insiden kontroversial di berbagai negara. Insiden-insiden tersebut mencakup serangkaian kejadian yang menunjukkan ketegangan antara Soekarno dan Green, serta sikap Soekarno yang cenderung mempermalukan Green sebagai perwakilan AS. Semua kejadian ini mencerminkan hubungan diplomatik yang rumit antara kedua negara pada masa itu.

Source link