Ustaz Abdul Somad mengisahkan pengalamannya saat dipanggil ke kantor pajak terkait pendapatan dari platform YouTube. Dalam ceramahnya, UAS menjelaskan bahwa meskipun dipajak atas penghasilan tersebut, dirinya tidak mengambil sepeser pun dari uang yang diterima. Semua pendapatan dari YouTube tersebut digunakan sepenuhnya untuk kepentingan santri dan pesantren. UAS menegaskan bahwa uang tersebut digunakan untuk kebutuhan makanan santri, pembelian beras, dan pembayaran gaji guru. Dia menyampaikan kepada pihak pajak bahwa uang tersebut bukan miliknya pribadi, melainkan milik jemaah yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pesantren. UAS juga mengajak para pegawai pajak untuk rajin bersedekah, karena menurutnya jika tidak mau bersedekah, akan mendapat hukuman di neraka jahanam.
Ditagih Petugas Pajak? Ulasan UAS: Neraka Jahanam!





