Ratusan massa menyerang Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) pada Sabtu (30/8) dini hari, menyebabkan puluhan kendaraan terbakar. Massa tersebut datang secara bersamaan dan mulai melempari gedung polres dengan batu dan benda keras lainnya, menciptakan situasi mencekam di sekitar Markas Polres Metro Jaktim. Pagi harinya, terlihat beberapa orang sedang mempereteli bangkai mobil yang terbakar, mengambil pintu kendaraan untuk dijual lagi. Seorang warga, Mario (42), mengungkapkan bahwa mobil dan truk di halaman Polres hangus terbakar dan keramaian masih terjadi karena sisa-sisa kerusuhan. Selain Polres Metro Jaktim, lima Polsek di Jakarta Timur juga diserang oleh massa. Kepolisian tetap berjaga-jaga untuk memastikan keamanan dan menghindari kerusuhan susulan. Ini adalah perkembangan terbaru dari kejadian di Jalan Otista dengan demonstran yang membakar plang rambu lalu lintas. Tindakan anarkis ini digambarkan sebagai bentuk unjuk rasa yang merusak dan membahayakan ketertiban umum, yang harus ditindaklanjuti dengan tegas.
Kericuhan Massa Polres Metro Jaktim, Kendaraan Terbakar





