Sebuah ulasan dari CNBC Insight membahas sejarah tragedi yang dialami oleh Carlos Mamani, seorang pekerja tambang, pada 5 Agustus 2010 di tambang emas San Jose, Chili. Saat itu, Carlos dan 32 rekan lainnya terjebak dalam tambang selama 69 hari akibat tanah longsor yang terjadi tiba-tiba. Mereka bekerja seperti biasa saat mendengar suara aneh dan merasakan getaran yang menakutkan di tambang tersebut. Para pekerja terjebak di kedalaman 700 meter tanpa ada jalan keluar, hidup dari sisa-sisa makanan yang tersisa.
Berbagai upaya dilakukan oleh para pekerja yang terperangkap untuk menunjukkan bahwa mereka masih hidup, seperti membunyikan klakson truk, meledakkan dinamit, dan membakar ban. Namun, bantuan dari luar sulit datang karena sulitnya mencapai titik longsor yang disebabkan oleh batu raksasa berat 770 ribu ton dan tinggi 168 meter. Tim evakuasi terpaksa melakukan pengeboran perlahan-lahan untuk membuka jalur akses.
Akhirnya, setelah 69 hari drama, para pekerja berhasil diselamatkan dan dinyatakan dalam keadaan sehat meskipun lemah. Kejadian ini dikenang sebagai salah satu operasi penyelamatan tambang paling dramatis dalam sejarah dunia. Tim evakuasi menjalankan operasi perawatan atas dasar keadaan darurat dan berhasil membawa pulang Carlos Mamani dan rekan-rekannya dengan selamat ke permukaan tanah.





