Chusnul Chotimah, seorang pegiat media sosial, memberikan sorotan tajam terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang kontroversial. Selain karena beberapa kasus siswa yang mengalami keracunan akibat program ini, ia juga menyoroti serangan dari buzzer yang tidak senang dengan program tersebut mendapatkan kritik. Melalui cuitan di akun media sosial pribadinya, Chotimah mencurigai dan menyebut buzzer yang menyerang berasal dari kelompok Gibran.
Menurut Chotimah, buzzer Gibran ini terlihat tidak ingin memberikan kritik terhadap program MBG karena dianggap akan menguntungkan Gibran dan merusak nama Prabowo. Mereka seolah melepas tanggung jawab dan tidak mau memberikan kritik, bahkan menyebut program MBG hanya milik Presiden Prabowo Subianto. Chotimah menyoroti bahwa buzzer Gibran terlihat acuh dan tidak peduli dengan sorotan yang diterima program MBG saat ini.
Banyak tokoh yang mengkritik program MBG namun buzzer Gibran dianggap tidak memperdulikan hal tersebut. Mereka lebih fokus pada kepentingan pribadi dan tidak memikirkan nasib generasi bangsa. Chotimah menegaskan bahwa kritik terhadap program MBG bukan karena ketidaktahuan, melainkan karena keberpihakan untuk menyerang pihak tertentu. Dengan begitu, polemik seputar program MBG terus berlanjut dan menciptakan ketegangan di kalangan masyarakat.





