Makna dan Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

by

Setiap 1 Oktober, bangsa Indonesia merayakan Hari Kesaktian Pancasila dengan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Perayaan ini berbeda dengan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni setiap tahun. Hari Lahir Pancasila dirayakan untuk memperingati gagasan awal Pancasila yang diperkenalkan oleh Presiden Soekarno pada 1 Juni 1945, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila memperingati keteguhan dalam mempertahankan ideologi Pancasila dan menghormati pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berasal dari peristiwa G30S/PKI dan diumumkan melalui Keppres Nomor 153 Tahun 1967. Keputusan tersebut menegaskan pentingnya menjaga Pancasila sebagai pandangan hidup yang dapat menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Peristiwa G30S/PKI sendiri merupakan upaya kudeta yang dilakukan oleh PKI untuk mengubah dasar negara Indonesia menjadi komunis.

Pada puncak peristiwa tersebut, enam jenderal dan seorang perwira TNI Angkatan Darat tewas, sementara beberapa lainnya terluka. Di bawah pimpinan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat saat itu, Soeharto, pasukan kemudian berhasil menumpas gerakan G30S dan menghentikan upaya kudeta tersebut. Meskipun demikian, masih ada beberapa sumber sejarah yang meragukan peran PKI dalam G30S/PKI.

Sejak Keppres Nomor 153 Tahun 1967 diberlakukan, setiap tanggal 1 Oktober dianggap sebagai Hari Kesaktian Pancasila oleh seluruh rakyat Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang pahlawan revolusi dan mengingatkan pentingnya mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dengan begitu, Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Source link