Profil Zainal Abidin Syah dan Perjuangannya untuk Irian Barat di NKRI

by -49 Views

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 mengenai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh tersebut. Salah satu penerima gelar tersebut adalah almarhum Sultan Zainal Abidin Syah asal Maluku Utara yang diakui dalam Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi. Zainal Abidin Syah dikenal karena perannya dalam mempertahankan kedaulatan wilayah Indonesia Timur, terutama Papua Barat, sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia pernah menjabat sebagai Sultan Tidore pada tahun 1947–1967 dan menjadi Gubernur Irian Barat (sekarang Papua) pertama dari tahun 1956 hingga 1961. Riwayat hidup dan jasa-jasanya terhadap kedaulatan NKRI dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang. Zainal Abidin Syah lahir di Soa-Sio, Tidore, Maluku Utara, pada 1912. Ia menempuh pendidikan di sekolah Belanda untuk pribumi di Ternate dan melanjutkan ke sekolah tinggi Belanda di Batavia. Kembali melanjutkan pendidikan tinggi di Makassar, Sulawesi Selatan pada tahun 1934. Kemudian ia menjabat sebagai bupati di tiga daerah di Maluku Utara dan Papua Barat. Selama masa pendudukan Jepang, ia diasingkan ke Halmahera Barat sampai Indonesia merdeka pada 1945. Setelah menjadi Sultan Tidore, ia aktif memperjuangkan klaim wilayah Irian Barat sebagai bagian Kesultanan Tidore. Keberaniannya menolak penyerahan wilayah itu kepada Belanda pada Konferensi Meja Bundar membuatnya dikenal sebagai “Penjaga Timur Indonesia”. Berkat perjuangan Zainal Abidin Syah, Provinsi Perjuangan Irian Barat dengan Ibukota sementara di Soa-Sio Tidore didirikan pada 1956. Ia kemudian menjadi Gubernur Tetap Provinsi Irian Barat hingga tahun 1961. Kisahnya dan pengorbanannya terus dikenang, bahkan jalan utama di Soa-Sio dinamai Jalan Sultan Zainal Abidin Syah sebagai penghormatan atas jasanya. Sejarahnya yang luar biasa menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan dan persatuan negara.

Source link