Seorang guru bernama Ahmad Firman telah menjadi viral di media sosial setelah harus menyampaikan permintaan maaf secara publik. Firman sebelumnya hanya mengambil video kondisi sekolah tempatnya mengajar yang terlihat ambruk dan tidak layak dipakai. Namun, tindakannya ini justru berubah menjadi bumerang ketika pihak sekolah di SDN 156 Kalukubodo, Bulukumba, Sulawesi Selatan memintanya untuk melakukan klarifikasi.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, Firman terlihat menunjukkan selembar kertas dengan nada hati-hati dan penuh sopan santun saat meminta maaf atas kejadian tersebut. Reaksi Firman ini kemudian menarik perhatian dari tokoh Nahdatul Ulama, Umar Hasibuan, yang kemudian membagikan permintaan maaf Firman tersebut.
Umar tampaknya merasa kesal dengan tindakan pihak yang membuat Firman harus meminta maaf atas video yang diambilnya. Menurut Umar, seharusnya pihak tersebut seharusnya berterima kasih kepada Firman atas tindakannya. Dengan nada satire, Umar mengecam tindakan pihak yang menekan Firman untuk memberikan klarifikasi.
Reaksi Umar terhadap pihak yang menekan Firman ini menjadi sorotan, dengan Umar menyebut pihak tersebut sebagai “iq jongkok orang yang paksa guru ini minta maaf.” Perdebatan ini mencuat setelah video kondisi sekolah ambruk tersebut viral dan menimbulkan polemik di media sosial.





