Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan, kali ini karena kritik yang dilontarkan oleh pegiat media sosial, Chusnul Chotimah. Ia menyoroti fakta bahwa salah satu dapur penyedia MBG di Sulawesi Selatan dikendalikan oleh Yasika Aulia Ramadhani, putri dari pengusaha dan tokoh Sulsel, Yasir Machmud. Chusnul berpendapat bahwa kehadiran pihak-pihak seperti ini berpotensi menciptakan ketimpangan baru dalam pelaksanaan program yang seharusnya memberikan manfaat kepada masyarakat kecil. Selain itu, Chusnul juga mengeksplorasi dampak adanya MBG, termasuk kasus keracunan serta polarisasi ekonomi yang semakin terasa. Dia mempertanyakan nasib para pelaku usaha kecil dan penyedia jasa katering lokal yang mungkin terpinggirkan akibat dominasi kelompok tertentu dalam dapur MBG. Di samping itu, Chusnul juga menyuarakan kebingungannya terkait kebijakan pemerintah yang melarang dapur MBG berada di area sekolah. Semua pertanyaan yang diajukan mengarah pada keberhasilan program MBG dari sudut pandang penggiat media sosial ini, serta apakah program ini memenuhi harapan dari Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menginisiasi program MBG secara nasional.
Inspirasi Sukses Putri Yasir Machmud di Dapur MBG Sulsel





