Meylan, mahasiswi Universitas Padjadjaran yang baru berusia 19 tahun, telah mencuri perhatian publik setelah dinobatkan sebagai Putri Padjadjaran 2025. Dikenal dengan misi advokasi mendalamnya, Meylan fokus untuk membangun budaya kampus yang sehat, suportif, dan inklusif. Selain kesuksesannya dalam kontes universitas, Meylan juga meraih berbagai prestasi di bidang seni dan budaya, menunjukkan komitmen dan keberhasilannya di berbagai panggung kompetisi.
Sebagai Mojang Jajaka di masa SMA, Meylan mulai menumbuhkan kecintaannya pada dunia pageant, yang kemudian membawanya pada advokasi #CarvedInUs. Advokasi ini mengajak masyarakat kampus untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dan kebiasaan yang membentuk budaya kampus, dengan harapan agar budaya kampus menjadi ruang yang suportif, inklusif, dan tetap mempertahankan identitas serta nilai-nilai yang kuat.
Dalam perjalanan panjangnya, Meylan berhasil menyeimbangkan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dengan persiapan kompetisi, semua berkat dukungan kuat dari keluarga dan teman-temannya. Meylan percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil, dan dia mendorong generasi muda untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik serta penuh kesempatan baik di kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan komitmen, manajemen waktu yang baik, dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya, Meylan optimis bahwa setiap langkah dalam perjalanan ini membawanya pada versi terbaik dari dirinya.





