Gus Elham Yahya, seorang pendakwah muda asal Kediri, mengungkapkan permintaan maaf dan pengakuan bahwa dirinya melakukan kesalahan. Video yang menunjukkan dia mencium seorang anak perempuan telah menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan. Elham menyampaikan permintaan maaf secara pribadi kepada masyarakat di lokasi Majelis Taklim Ibadallah di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Dia mengakui bahwa tindakan tersebut adalah kekhilafan dan kesalahan pribadinya.
Muhammad Elham Yahya Luqman, atau lebih dikenal sebagai Gus Elham, lahir di Tarokan, Kediri pada 8 Juli 2001. Saat ini berusia 24 tahun, Elham berasal dari keluarga pemuka agama dengan kedua orang tuanya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri. Kedekatannya dengan lingkungan pesantren dimulai sejak kecil, termasuk pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo yang fokus pada kajian kitab kuning.
Kakek Elham, KH. Mudhofir Ilyas, adalah tokoh agama dan pendiri Pondok Al Ikhlas. Dalam lingkungan keluarga kiai, Elham juga menimba ilmu agama mulai dari fiqih, akhlak, tasawuf, hingga bahasa Arab. Selain itu, belajar ilmu alat seperti nahwu dan sharaf juga menjadi bagian dari perjalanan keilmuannya. Semua itu dilakukan dengan maksud untuk menelusuri kekayaan khazanah keilmuan dalam Islam melalui sumber aslinya.





