Video Harrison Ford dan Zulhas Kembali Jadi Sorotan

by -31 Views

Sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat, sedang menghadapi musibah banjir dan tanah longsor yang memakan korban jiwa dan mengganggu jalur transportasi serta komunikasi. Pemerintah Aceh bahkan telah mengumumkan status darurat selama dua minggu, berlaku dari 28 November hingga 11 Desember 2025. Namun, perbincangan di media sosial justru berkembang dengan mengaitkan peristiwa bencana ini pada kebijakan masa lalu Zulkifli Hasan, yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Viral di Instagram, akun Balqis Humaira secara terbuka menyampaikan kritik yang menyoroti nama Zulkifli Hasan. Ia dengan tegas menyebutkan bahwa musibah banjir dan longsor sekarang merupakan dampak akumulatif dari kebijakan berupa izin dan surat keputusan yang pernah dikeluarkan oleh pejabat terkait. Ia tak segan-segan menyindir langsung dengan menyebut nama, dan menilai rakyat sudah terlalu lama menjadi korban dari regulasi yang salah arah.

Tidak hanya Balqis, beberapa warganet juga menuduh bahwa bencana alam yang terus berulang di Sumatera, sebenarnya terkait erat dengan deforestasi, khususnya yang dipicu oleh izin-izin pembukaan lahan ketika Zulkifli Hasan masih menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada periode 2009 hingga 2014.

Nama Zulkifli Hasan memang sering disebut ketika isu degradasi hutan dan deforestasi mencuat ke permukaan. Masa jabatannya sebagai Menteri Kehutanan dikritik banyak aktivis lingkungan hidup, terutama dalam kasus perubahan fungsi Taman Nasional Tesso Nilo di Riau yang konon beralih menjadi lahan sawit ilegal secara besar-besaran. Dalam unggahan Balqis, ia juga menyesalkan kawasan hutan konservasi yang dulunya mencapai luas 83 ribu hektare kini tinggal kenangan, karena perambahan dan masuknya sawit ilegal secara masif dari berbagai penjuru.

Rusaknya hutan dan hilangnya ekosistem dinilai menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, isu mengenai kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia kembali diperbincangkan setelah beredarnya lagi potongan video dokumenter dari tahun 2013. Dalam video tersebut, aktor ternama Harrison Ford mewawancarai Zulkifli Hasan dan sempat mengkritik secara langsung kebijakan pemerintah, khususnya yang belum mampu mengatasi deforestasi di kawasan Tesso Nilo.

Potongan video itu kini kembali ramai diperbincangkan seiring munculnya musibah banjir, dan menjadi bahan refleksi baru bagi masyarakat yang turut menyuarakan keresahannya di media sosial.

Beberapa akun lain di media sosial juga menyuarakan bahwa bencana alam saat ini tak hanya disebabkan karena faktor alam, melainkan juga akibat kebijakan manusia yang tidak berpihak pada kelestarian lingkungan. Ada yang menuliskan, “Bencana ini berasal dari keputusan manusia, bukan karena kemurkaan alam. Yang memperkaya perusahaan perkebunan sawit itu manusia juga. Yang mengesahkan pembukaan kawasan hutan pun manusia sendiri.”

Diskusi tentang hubungan antara kebijakan pembukaan lahan, deforestasi, dan dampak bencana alam di Sumatera semakin sering mengemuka, seiring situasi darurat yang tengah berlangsung. Masyarakat berharap pemerintah mampu mengevaluasi kebijakan lama agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah di masa depan.

Sumber: Zulkifli Hasan Disorot Soal Banjir Sumatera, Warganet Ungkit Teguran Harrison Ford Soal Kerusakan Hutan
Sumber: Zulkifli Hasan Dituding Jadi Penyebab Banjir Sumatera, Warganet Ungkit Momen Zulhas Diomeli Harrison Ford Soal Rusaknya Hutan