Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengadakan peluncuran Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu sekaligus meninjau gerai dan melakukan transaksi pembelian di gerai sembako di Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Tenaga Ahli Komisi VI DPR-RI, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jawa Timur, dan Ketua KKMP Tukangkayu. Ferry mengapresiasi KKMP Tukangkayu yang telah mengembangkan produk lokal seperti gula dan kopi. Dia menekankan pentingnya integrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam aplikasi Jaga Desa sebagai dasar operasional KDKMP yang modern dan akuntabel.
Ferry juga menjelaskan bahwa aplikasi Jaga Desa telah mengintegrasikan fitur Koperasi Desa di dalamnya, memungkinkan manajemen yang efektif. Dengan operasional yang siap, proses mitigasi risiko dan pengawasan dapat berjalan lancar. Kopdes diharapkan dapat mengelola berbagai unit usaha seperti gerai sembako, apotek, klinik desa, gudang, lembaga keuangan mikro, dan sarana transportasi. Diharapkan keberadaan Kopdes Merah Putih dapat memberdayakan warung-warung, UMKM, dan pasar tradisional di Banyuwangi dengan akses permodalan dan kerja sama dengan BUMN.
Ferry juga memastikan bahwa Kopdes akan menjual gas elpiji 3 kilogram, pupuk bersubsidi, dan minyak goreng subsidi. Dia mendorong pelaku UMKM di Banyuwangi untuk memproduksi barang yang akan dijual di gerai-gerai sembako Kopdeskel. Selain itu, Kopdes Merah Putih perlu menyesuaikan diri dengan potensi desa seperti kuliner dan kerajinan. Gerai sembako milik Kopdes akan dikelola secara modern dengan produk yang bervariasi, dominan dari UMKM di Banyuwangi.





