AgenBRILink: Solusi Inklusi Keuangan dan Akses Layanan Bank

by -91 Views

Keberadaan layanan keuangan yang mudah dijangkau menjadi kebutuhan penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan. BRI dengan layanan branchless banking AgenBRILink menunjukkan komitmennya dalam memperkuat inklusi keuangan hingga ke kawasan 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar). Contohnya, Muhammad Yusuf, mitra AgenBRILink di Desa Liangbunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, telah memberikan layanan perbankan yang dekat, cepat, dan terjangkau sejak 2017. Kehadiran AgenBRILink sangat memudahkan warga karena BRI Unit letaknya jauh. Yusuf merasa bersyukur karena ia juga mendapatkan penghasilan tambahan melalui usahanya. Di Pulau Sebatik, mayoritas warga bekerja sebagai petani rumput laut dan kelapa sawit, menunjukkan betapa pentingnya akses layanan keuangan yang cepat dan praktis.

Seiring dengan perputaran ekonomi yang tinggi di Desa Liangbunyu, kebutuhan transaksi keuangan masyarakat semakin meningkat. Mulai dari setor-tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa. Yusuf berharap usahanya terus berkembang setelah 8 tahun menjadi AgenBRILink. Di sisi lain, Corporate Secretary BRI, Dhanny menjelaskan bahwa AgenBRILink di perbatasan tidak hanya membuka akses terhadap layanan keuangan formal, tetapi juga mendukung literasi dan inklusi keuangan nasional.

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Pada akhir September 2025, BRI telah memiliki sekitar 1,2 juta AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, menjangkau 66.648 desa atau setara dengan 80% dari total desa di Tanah Air. Melalui inisiatif ini, BRI tidak hanya memperkuat kehadiran finansial di masyarakat perbatasan, tetapi juga memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi lokal serta peningkatan kesadaran literasi keuangan.

Source link