Bengkel Muda Surabaya: Kembali Bergelora di Usia 53

by -82 Views

Teater Bengkel Muda Surabaya (BMS) selalu menjadi favorit di antara para penikmat seni di kota ini. Dalam rangkaian peringatan HUT ke-53 BMS Movement bertema “Surabaya Ayo Bicara”, pertunjukan Skolah Skandal digelar selama dua hari mulai 10–11 Desember 2025. Meskipun hujan deras mengguyur Surabaya, antusiasme penonton tetap tinggi. Sekitar 250 penonton setia menunggu hingga pertunjukan dimulai pukul 21.00 WIB, menciptakan suasana gedung yang penuh khidmat. Tawa ringan terkadang pecah di antara penonton, namun mayoritas terlibat sepenuhnya dalam alur cerita hingga akhir pertunjukan.

Skolah Skandal adalah sebuah naskah karya Akhudiat yang pertama kali dipentaskan pada Festival Seni Surabaya pada November 2011. Sejak saat itu, naskah ini jarang disentuh. Sutradara Heroe Budiarto memilih naskah ini karena relevansinya dengan kehidupan saat ini. Pertunjukan ini dikemas dengan gaya yang ringan, dengan kostum modern yang warna-warni untuk menambah visualitas. Lakon ini membahas berbagai isu sosial dengan cara yang tidak menggurui, tetapi justru mengajak penonton untuk merenungkan kenyataan sehari-hari yang sering diabaikan.

Pertunjukan Skolah Skandal juga menampilkan kombinasi pemain senior dan pendatang baru, menciptakan harmoni yang memukau. Meskipun masih terdapat kekurangan, Heroe menganggap pertunjukan ini sebagai langkah awal yang baik untuk kembali menghidupkan semangat BMS. Di sisi lain, Jill Kalaran, anggota senior BMS, memberikan komitmen bahwa BMS akan terus memproduksi teater minimal satu kali setiap tahun ke depan. Ini menandakan tekad BMS untuk tetap menjadi pusat seni yang berarti bagi masyarakat Surabaya. Kehadiran BMS dalam dunia seni Surabaya bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga gerakan yang membuat kota terus berbicara.

Source link