Pemanfaatan Limbah Kayu oleh UMKM Faber Instrument Menghadirkan Inovasi Ramah Lingkungan
UMKM Faber Instrument dari Jawa Barat telah berhasil mengembangkan produk kerajinan yang diminati pasar dengan mengolah limbah kayu jati menjadi produk audio bernilai seni. Melalui dukungan Bank BRI, Faber Instrument dapat memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke pasar internasional. Faber Instrument berbasis di Cianjur, Jawa Barat, dengan workshop produksi, gallery, dan kegiatan pemasaran yang tersebar di beberapa kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan Bogor. Dalam proses produksi, Faber bekerja sama dengan pengrajin kayu dan ibu-ibu rumah tangga di sekitar Cianjur, menerapkan prinsip tumbuh bersama masyarakat. Dengan kualitas produk yang unik, seperti speaker handcrafted dari kayu jati pilihan, Faber Instrument berhasil meraih kepercayaan sebagai souvenir resmi G20 dan Mandalika Official Merchandise.
Dukungan penuh dari Bank BRI melalui program Brilianpreneur telah memperkuat posisi Faber Instrument di pasar global. Program tersebut memberikan pendampingan komprehensif, pelatihan manajemen, kurasi produk, akses ke pameran nasional dan internasional, serta pembiayaan Rekening Koran (RK) untuk pengembangan produksi dan peningkatan kapasitas. Dukungan ini juga membantu Faber dalam menembus pasar ekspor dan memperluas pangsa pasar di dalam negeri. Seperti yang diungkapkan oleh Corporate Secretary BRI, Faber Instrument adalah contoh bagaimana inovasi dan keberlanjutan dapat mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Bank BRI berkomitmen untuk terus membantu UMKM Indonesia naik kelas dan mendukung ekspansi bisnis di pasar domestik maupun global.





