Harta Karun Sumatra Capai Rp500 Juta/Kg: Cerita China

by -79 Views

Sumatra rupanya memiliki harta karun yang legendaris yang telah menjadi incaran warga China selama berabad-abad. Dikenal sebagai “air liur naga”, harta karun ini diyakini membawa keberuntungan dan kekayaan, namun belakangan terungkap sebagai ambergris atau muntahan ikan paus. Istilah “air liur naga” sebenarnya merupakan hiperbola dalam kepercayaan masyarakat China, di mana segala yang dikaitkan dengan naga memiliki nilai tinggi dan selalu diburu. Selama berabad-abad, air liur naga hidup dalam imajinasi masyarakat China, dianggap sebagai jalan menuju kekayaan meskipun dengan risiko besar.

Pada abad ke-15, tentara China Fei Xin mencatat bahwa banyak pelayar tewas dalam perburuan air liur naga, membuat harga benda ini sangat mahal. Masyarakat China hanya mengenal air liur naga lewat deskripsi saja, dengan wujud yang berwarna hitam kekuningan, berbau amis, dan mengeras seiring waktu. Namun dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, lokasi “harta karun” ini ternyata terletak di Pulau Sumatera. Ambergris dari Sumatra telah memicu perdagangan antara kerajaan di Nusantara dengan China dan wilayah lain, bahkan dijadikan upeti ke Negeri Tirai Bambu.

Diketahui bahwa ambergris Sumatra menjadi komoditas global yang sangat dicari karena kualitasnya yang terbaik di dunia. Hingga kini, ambergris tetap menjadi benda bernilai tinggi dengan harga per kilogramnya mencapai lebih dari Rp500 juta. Permintaan yang tinggi dan pasokan yang langka membuat ambergris digunakan dalam berbagai industri, mulai dari kuliner, parfum, hingga obat-obatan. Ambergris dari Sumatra memang memiliki daya tarik tersendiri dan terus menjadi benda berharga yang diminati secara global.

Source link