Soeharto: Bagian Operasi Rahasia Intel yang Mengejutkan

by -63 Views

Soeharto, yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan, memiliki sejarah yang lebih dalam daripada yang banyak diketahui. Nama Bapak Pembangunan sebenarnya merupakan bagian dari strategi intelijen agar Soeharto mundur dari jabatan presiden. Pada awal 1980-an, Yoga Sugomo dan Ali Moertopo merasa bahwa Soeharto sudah terlalu lama berkuasa dan sudah waktunya Indonesia dipimpin oleh generasi berikutnya. Mereka khawatir pemimpin yang terlalu lama dalam jabatannya akan berdampak buruk bagi situasi politik nasional dan demokrasi.

Untuk mengarahkan Soeharto agar turun dengan terhormat, tercetus ide menciptakan citra “Bapak Pembangunan Nasional” sebagai puncak pengabdiannya. Namun, strategi ini justru dimanfaatkan oleh Soeharto untuk memperkuat kekuasaannya dengan meraih dukungan dari berbagai pihak. Gelar “Bapak Pembangunan” akhirnya disahkan oleh MPR melalui TAP MPR RI Nomor V/MPR/1983, menjadi instrumen legitimasi kekuasaan bagi Soeharto.

Sebagai hasilnya, Soeharto terus memegang kekuasaan selama tujuh periode, meskipun kekuasaannya berhenti secara mendadak pada tahun 1998. Kisah di balik sebutan “Bapak Pembangunan” Soeharto memberikan gambaran yang lebih dalam tentang kompleksitas politik dan kekuasaan pada masa itu.

Source link