Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang kontes kecantikan dunia di tahun 2025. Melliza Xaviera Putri, yang meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2025, berhasil meraih posisi 3rd Runner Up Miss International 2025. Pengumuman tersebut dibuat dalam malam puncak yang digelar di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Jepang. Dengan mengalahkan 80 kontestan dari berbagai negara, Melliza berhasil masuk ke babak Top 20 sebelum akhirnya menduduki posisi empat besar.
Penampilan matang Melliza di panggung, sikap tenangnya saat sesi tanya jawab, dan advokasi kuatnya di bidang kesehatan mental menjadi kunci kesuksesannya dalam memikat para juri. Dari Yogyakarta namun besar di Jakarta Timur, Melliza lahir pada 21 Mei 1999 dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Berlatar belakang multikultural, ayahnya berasal dari Sumatera dan ibunya dari Jawa Timur. Melliza memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan, dengan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dengan predikat Cumlaude.
Sebagai seorang dokter, Melliza terlibat dalam gerakan Happiness Project Indonesia sejak 2019, fokus pada isu kesehatan mental. Melalui inisiatif ini, Melliza bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat menemukan kebahagiaan dan mencapai potensi diri. Dengan perjalanan yang menarik di dunia pageant, dari None Jakarta Selatan 2019 hingga Puteri Indonesia Lingkungan 2025, Melliza berhasil membuktikan kemampuannya secara internasional.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, mengapresiasi prestasi Melliza sebagai bukti bahwa Puteri Indonesia memiliki kualitas yang diperlukan dalam tingkat dunia. Melliza sendiri mengakui tantangan terbesarnya adalah menjaga keseimbangan antara menjadi dirinya sendiri dan menjadi representasi terbaik Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara. Dirinya sangat bangga dapat membawa budaya Indonesia yang dikenal dengan keramahan dan toleransi ke panggung dunia. Di Miss International 2025, Melliza meraih posisi 3rd Runner Up, sementara posisi juara diraih oleh Catalina Duque Abréu dari Kolombia.





