Operasi Rahasia AS untuk Lemahkan Pemerintah RI Dibongkar TNI

by -26 Views

Pada Sabtu (3/1/2026), operasi militer Amerika Serikat melalui badan intelijen CIA di Venezuela hampir juga terjadi di Indonesia. Namun, rencana tersebut digagalkan setelah prajurit TNI menembak jatuh pesawat tempur yang dipiloti mata-mata CIA dan menangkapnya. Peristiwa ini berlangsung pada tahun 1958 saat gerakan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) pecah di Sulawesi sebagai respons terhadap kekecewaan daerah terhadap pemerintah pusat yang dianggap terlalu sentralistis. Pemerintah Jakarta menganggap Permesta sebagai pemberontakan dan meresponsnya dengan operasi militer besar-besaran.

Di tengah konflik, keterlibatan asing mulai muncul saat sejumlah wilayah di Ambon dilaporkan dibom dari udara. Ketika pesawat B-26 terlihat menyerang wilayah perairan Ambon, TNI Angkatan Laut segera membalas tembakan dan berhasil mengenai pesawat tersebut. Dua awak pesawat berhasil selamat setelah melompat dengan parasut. Penangkapan salah satu awak pesawat, yang merupakan warga negara AS bernama Allen Lawrence Pope, memicu kemarahan Presiden Soekarno. Penyelidikan menyebut Pope sebagai veteran militer AS yang menerbangkan pesawat dari pangkalan Amerika di dekat Filipina.

Pemerintah AS awalnya membantah keterlibatan mereka dalam operasi tersebut, namun kemudian dokumen rahasia CIA terbuka ke publik menjelaskan bahwa AS merancang operasi tersebut karena menganggap Soekarno semakin condong ke komunisme. Dokumen CIA juga mengungkap bahwa operasi tersebut bertujuan untuk melemahkan kekuasaan Soekarno. Meskipun operasi ini tidak berjalan sesuai rencana, penangkapan Allen Pope menjadi bukti bahwa Indonesia hampir menjadi medan operasi rahasia CIA. Dalam kesunyian, operasi rahasia tersebut terjadi tanpa diketahui publik, hingga akhirnya dokumen-dokumen CIA terbuka ke publik.

Source link