Misteri Miliarder Yahudi & Ambisi Trump Greenland

by -62 Views

Ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menguasai Greenland telah menciptakan kontroversi global yang tidak terduga. Langkah tersebut dianggap oleh banyak pihak sebagai aksi aneksasi yang melanggar kedaulatan negara lain. Trump bahkan tersiar kabar ingin membeli Greenland dengan imbalan uang sejumlah miliaran rupiah kepada setiap warganya.

Di balik rencana besar tersebut, terungkap bahwa pengusaha Yahudi bernama Ronald Lauder memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini terungkap melalui pengakuan penasehat keamanan Trump, John Bolton, kepada The Guardian pada tahun 2018. Bolton mengungkap bahwa Trump mendapat saran dari seorang pengusaha untuk membeli Greenland, seorang pengusaha yang memiliki kepentingan bisnis di Denmark dan melihat potensi ekonomi besar di Greenland.

Ronald Lauder, pengusaha pemilik dari kerajaan kosmetik Estée Lauder, menjadi tokoh di balik saran tersebut. Trump terus menerus terdorong oleh ide tersebut dan berusaha mewujudkannya. Walaupun rencana tersebut tidak terealisasi selama periode pertamanya sebagai Presiden, ambisi Trump untuk menguasai Greenland melalui pembelian dan aneksasi militer tetap mengemuka dan mencapai puncaknya pada 2026.

Ronald Lauder, lahir pada 26 Februari 1944 di New York dari keluarga Yahudi-Hongaria. Dia merupakan pewaris dari bisnis kosmetik Estée Lauder yang sangat terkenal. Ronald menerima pendidikan elit di Wharton School of the University of Pennsylvania pada tahun 1960-an. Kehidupan Ronald bersinggungan dengan Donald Trump, anak dari pengusaha properti Fred Christ Trump, di kampus.

Meskipun keduanya memiliki jejak karir yang berbeda, Ronald lebih dulu terlibat dalam dunia politik. Belakangan, Ronald menjadi donatur kampanye Trump dan pembela setia Presiden Amerika Serikat. Keterlibatannya dalam kebijakan luar negeri AS banyak dikaitkan dengan kepentingan bisnis. Investasi besar Ronald di Greenland dan Denmark, terutama dalam sektor sumber daya alam, memperkuat dugaan bahwa ambisi Trump untuk menguasai Greenland tidak hanya bersifat geopolitik, namun juga ekonomi.

Jejak kepentingan Ronald Lauder juga meluas ke Ukraina, dimana investasinya terkait dengan aksi sikap AS terhadap Ukraina pasca invasi Rusia tahun 2022. Ambisi Trump terhadap Greenland, serta kebijakan politiknya, menunjukkan keterlibatan keseluruhan kepentingan bisnis global yang dipengaruhi oleh segelintir individu tertentu. Dengan demikian, langkah-langkah Trump terhadap Greenland terus menimbulkan kontroversi dan pertanyaan di lingkup global.

Source link