Drama Korea “Can This Love Be Translated” telah merilis seluruh 12 episodenya dan berhasil mendapat sambutan hangat dari penonton di seluruh dunia, kecuali di Korea Selatan. Penolakan tersebut disebabkan oleh penggambaran aktor Jepang, Sota Fukushi, yang memerankan karakter Hiro Kurosawa dalam drama tersebut.
Netizen Korea menyebut Sota Fukushi sebagai “sayap kanan” karena pernah mengikuti program istimewa tentang ‘Pasukan Khusus Kamikaze’ yang tayang di Fuji TV pada tahun 2015. Program tersebut mengenang pengorbanan pasukan pilot bunuh diri Jepang pada akhir Perang Dunia II.
Meskipun kakek Sota tidak terlibat dalam Pasukan Khusus Kamikaze, netizen Korea menganggapnya sebagai hal yang sensitif dan kontroversial. Mereka menilai bahwa program spesial Fuji TV tersebut hanya menyoroti pengorbanan tanpa memperhatikan agresi dan tanggung jawab Jepang sebagai pelaku.
Meski kontroversial, Sota Fukushi berhasil membuktikan kemampuannya dalam berakting lewat karakter Hiro Kurosawa. Drama ini menampilkan kisah romantis antara Hiro dan Cha Mu Hee, namun perjalanan cinta mereka tidak berjalan mulus karena perasaan Cha Mu Hee pada Joo Ho Jin.
Sota Fukushi, seorang aktor dan model asal Jepang, dikenal karena perannya dalam berbagai film dan drama seperti Koinaka, Bleach, dan As the Gods Will. Proyek “Can This Love Be Translated” merupakan kolaborasinya dengan aktor Korea Selatan dalam sebuah drama romantis yang mengundang perhatian banyak penonton.
Meskipun mendapat penolakan dari sebagian netizen Korea Selatan, akting Sota Fukushi tidak diragukan lagi. Dengan kesuksesannya dalam memerankan Hiro Kurosawa, ia berhasil menarik perhatian penonton dan menciptakan kesan mendalam dalam drama tersebut.





