Kasus guru honorer Tri Wulansari, S.Pd (34) di SD Negeri di Kabupaten Muaro Jambi menjadi sorotan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Susno Duadji. Laporan dari orang tua siswa yang dikenal sebagai toke sawit menimbulkan kontroversi. Susno Duadji, melalui media sosialnya, menyoroti kasus ini dengan menginginkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Dia menyerukan agar Polri menolak laporan semacam ini dan mendorong netizen untuk turut bersuara dalam menyoroti kondisi para guru honorer. Kejadian bermula ketika guru TW menegur siswa yang melanggar aturan sekolah, dan insiden tersebut berujung pada pelaporan ke polisi dan penetapan TW sebagai tersangka. Meskipun tidak ditahan, status hukum tersebut memberikan tekanan psikologis dan sosial pada guru honorer tersebut. Kasus ini menggarisbawahi perjuangan guru honorer dengan penghasilan terbatas yang sering kali mengalami perlakuan tidak manusiawi.
Viral Guru Honorer Tertibkan Rambut Siswa dan Susno Duadji Minta Polri Tolak Laporan





