Isu mengenai kenaikan gaji pensiunan dan pencairan dana rapel yang menjadi pembicaraan sejak 30 Januari 2026 telah dipastikan sebagai hoaks. Berdasarkan video yang beredar di media sosial yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, seolah-olah mengumumkan kenaikan gaji pensiunan sebesar 12 persen beserta pencairan dana rapel, namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut merupakan rekayasa digital. Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan, dengan kemungkinan 99,9 persen merupakan deepfake. Kementerian Keuangan pun telah memberikan klarifikasi resmi bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengumumkan kenaikan gaji pensiunan sebesar 12 persen atau pencairan dana rapel pada akhir Januari 2026 seperti yang terdapat dalam video tersebut. Informasi mengenai pencairan dana rapel yang telah beredar merupakan hoaks dan dibuat melalui teknologi AI (deepfake). Oleh karena itu, Keluarga dan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak memiliki sumber resmi.
Gaji Pensiunan Naik 12%, Kemenkeu Bantah Pernyataan Resmi





