Sebuah lagu dengan judul “Tak Diberi Tulang Lagi” tiba-tiba menjadi viral dan menjadi topik pembicaraan di berbagai media sosial. Lagu ini banyak dibagikan ulang, terutama melalui akun Instagram @musiksemuaera, dan dianggap sebagai sindiran atau balasan terhadap lagu Slank berjudul Republik Fufufafa yang berisi kritik keras terhadap pemerintah.
Beberapa spekulasi muncul seiring dengan viralnya lagu tersebut. Sebagian warganet menduga bahwa lagu tersebut mungkin adalah karya dari Kuburan Band, karena gaya satire dan lirik kritisnya. Namun, pendapat lain menyebutkan bahwa lagu ini kemungkinan dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Namun, setelah dilakukan penelusuran terhadap akun media sosial resmi Kuburan Band, tidak ditemukan promosi atau rilis lagu dengan judul “Tak Diberi Tulang Lagi”. Informasi tersebut diperkuat dengan fakta bahwa karya terbaru Kuburan Band berjudul “Ajeng”, dirilis sejak tanggal 14 November 2025, sebelum lagu Republik Fufufafa dari Slank dirilis.
Meskipun demikian, Kuburan Band sendiri belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait lagu yang viral tersebut, sehingga asal-usul lagu tersebut masih menjadi misteri bagi banyak orang. Tanggapan dari warganet pun bervariasi, ada yang menganggap lirik lagu tersebut sebagai satire namun juga ada yang meragukan keasliannya, menyebut bahwa lagu tersebut mungkin dihasilkan oleh teknologi AI.
Dengan lirik yang penuh makna dan mengandung kritik politik, lagu “Tak Diberi Tulang Lagi” berhasil memicu perdebatan di ranah media sosial. Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh musik dalam menyampaikan pesan kritis, terutama di zaman di mana teknologi AI semakin canggih dan sulit dibedakan dari karya seni manusia.





