Guru PPPK Paruh Waktu: Tetap Bertahan dengan Honor Rp15 K

by -58 Views

Dunia pendidikan selalu menjadi sorotan ketika masalah gaji guru yang dianggap tidak layak terjadi. Baru-baru ini, seorang guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu mencurahkan kekecewaannya karena hanya mendapatkan bayaran yang sangat minim. Guru tersebut, bernama Fildzah Nur Amalina, mengunggah bahwa gajinya hanya Rp50 ribu dan setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan, sisa yang diterimanya hanya Rp15 ribu.

Unggahan Fildzah viral dan memperoleh perhatian publik karena mengungkap nasibnya yang terhenyak dengan bayaran tersebut. Meskipun menghadapi kondisi gaji yang tidak sesuai, Fildzah tetap menyatakan rasa syukurnya dan mencintai profesi sebagai seorang guru dengan tulus. Ia sadar bahwa keuangan daerah tempatnya mengajar, Pemkab Sumedang, terbatas sehingga hanya bisa memberikan gaji ‘alakadarnya’ kepada guru P3K Paruh Waktu.

Meskipun menghadapi keterbatasan tersebut, Fildzah dan rekan guru lainnya tetap menerima kondisi dengan penuh kesabaran. Mereka bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam mengajar tanpa mengurangi kualitas pengabdian, walaupun harus menghadapi penghasilan yang minim. Meskipun pahitnya perjuangan terasa, namun para guru tetap tegar dalam memenuhi tanggung jawab mereka sebagai pendidik. Mari bersama-sama mengapresiasi perjuangan dan dedikasi mereka dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas meskipun dalam kondisi yang sulit.

Source link