Dikeroyok Vokalis Band Husttle Hardcore: Kejadian Kontroversial di Kota Batu

by -50 Views

Malam yang seharusnya menjadi momen keseruan bagi konser musik underground di Kota Batu berubah menjadi momen mencekam ketika seorang vokalis band hardcore menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok penonton. Insiden tragis ini terjadi di Plum Hotel Palereman, Jalan Dewi Sartika Atas No.55, Kelurahan Temas pada malam Minggu, 16 November 2025. Irmanda Putra, vokalis band Husttle asal Turen, Kabupaten Malang, menjadi korban utama dalam insiden ini saat terlibat perselisihan selama pertunjukan. Lebih dari sepuluh orang diduga langsung menyerang Irmanda, bahkan pengeroyokan berlanjut di luar venue setelah acara selesai.

Menurut Kapolsek Batu Kota, AKP Muhammad Subhan, serangan tersebut terjadi begitu cepat tanpa alasan yang jelas, dimana oknum penonton menyerang Irmanda dan rekan satu bandnya, One Regi Febriansyah, yang mencoba melerai keributan. Irmanda mengalami luka bacok di pundak dan kepala, sedangkan One Regi mengalami luka lebam di wajah.

Saat ini, Satreskrim Polres Batu masih menyelidiki motif di balik pengeroyokan tersebut. Irmanda berharap kekerasan semacam ini tidak terjadi lagi dalam dunia gigs dan skena musik underground yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para penikmat musik. Band Husttle sendiri merupakan band baru di skena musik underground Malang yang terbentuk pada tahun 2024. Mereka mengusung genre hardcore beatdown dan telah merilis lagu “Land of Crowds” yang menggambarkan keramaian Kota Malang. Band ini terdiri dari Irmanda sebagai lead vokal, Rasyid pada gitar utama, Regik pada gitar, Farel sebagai drummer, dan Leno pada basis. Mereka juga dapat dikenali melalui akun Instagram resmi mereka @husttle.hardcore.

Source link