Baskara Mahendra: Korban Rasisme K-Netz, SEAblings Bersikap Tegas

by -42 Views

Kegaduhan terjadi antara netizen di media sosial, di mana netizen Korea atau K-Netz melontarkan perilaku rasisme dan menyebut nama Baskara Mahendra. Netizen dari Indonesia, Malaysia, dan negara-negara di Asia Tenggara yang disebut SEAblings memberikan respons dengan memarahi. Hal ini dipicu oleh kehadiran fansite Korea Selatan di konser Day6 di Malaysia yang diduga menggunakan kamera profesional dan mengganggu penggemar lokal. Akibatnya, terjadilah perang komentar pedas antara fans dan fansite. Fans lokal menegur fansite tersebut atas tindakannya yang dianggap melanggar aturan, namun fansite tersebut merasa tidak adil dan justru menghina penggemar lokal serta mengucilkan fisik dan status ekonomi orang Asia Tenggara.

Perilaku rasisme dan penghinaan yang dilontarkan oleh K-Netz dan fansite tersebut menimbulkan reaksi dari SEAblings, yang merespon dengan meme lucu untuk menyuarakan ketidaksetujuan terhadap tindakan tersebut. Mereka juga menegaskan pentingnya peran penggemar dari Asia Tenggara dalam perkembangan industri K-Pop. Data menunjukkan bahwa pasar K-Pop terbesar berada di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang pernah menjadi pasar K-Pop terbesar di dunia pada tahun 2024. Meskipun Baskara Mahendra dan No Na diserang secara negatif oleh K-Netz, kedua figur tersebut tetap tenang dan memberikan apresiasi pada penggemar Asia Tenggara yang aktif mempromosikan grup lokal di media sosial. Tanpa terpancing untuk membalas, mereka memilih untuk menjaga sikap positif dan fokus pada karya mereka.

Source link