Tragedi Gunung Sampah: 157 Tewas dalam Longsor Tsunami

by -47 Views

CNBC Insight memberikan ulasan sejarah mengenai TPA Leuwigajah, Cimahi, sebagai bagian dari kesadaran akan tata kelola sampah. Pemulung di TPA tersebut mencari barang-barang yang dapat dijual dari gundukan sampah setinggi puluhan hingga ratusan meter. Namun, bahaya mengintai di balik penumpukan sampah tersebut, seperti akumulasi gas metana yang bisa memicu ledakan.

Pada 21 Februari 2005, tragedi tersebut kemudian terjadi. Hujan pada malam hari memicu ledakan besar dari gunungan sampah, mengakibatkan banyak korban jiwa. Evakuasi selama 15 hari berhasil menemukan 157 jasad, sementara ratusan lainnya dilaporkan hilang.

Tragedi Leuwigajah menjadi insiden TPA terparah kedua di dunia, dimana TPA tersebut telah melebihi kapasitasnya. Tim ahli menyebutkan bahwa sampah yang tidak dipadatkan, sistem penimbunan yang curam, dan tekanan gas metana menjadi faktor penyebab terjadinya ledakan. Sejumlah tanda bahaya sebenarnya telah muncul sebelumnya, namun jarang direspon dengan serius.

Setelah tragedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup TPA Leuwigajah dan mulai mendorong penerapan teknologi yang lebih aman untuk pengolahan sampah. Saat ini, kawasan bekas TPA tersebut telah dihijaukan dan tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

Source link