Klaim BPJS Macet dan Stok Obat Langka di RSUD Tabanan Bali – Berita Terbaru

by

Krisis Serius di RSUD Tabanan Bali Akibat Masalah Klaim BPJS dan Stok Obat

Ribuan klaim BPJS yang terhenti dan kehilangan stok obat di RSUD Tabanan Bali telah menciptakan situasi krisis yang mengancam kelangsungan layanan kesehatan masyarakat. Permasalahan ini terkait dengan implementasi Rekam Medik Elektronik (RME) sejak beberapa bulan lalu.

Direktur rumah sakit, dr. I Gede Sudiarta, menyoroti bahwa sekitar 9.000 klaim BPJS terhenti karena kesalahan input data dalam sistem RME. Hal ini berdampak pada arus keuangan rumah sakit karena pembayaran dari BPJS tertunda, mengakibatkan keterlambatan pembayaran kepada vendor termasuk penyedia obat. Stok obat mulai menipis bahkan menghilang dari depo rumah sakit.

Tenaga medis, dr. Ayu, mengungkapkan keprihatinan atas langkanya obat di rumah sakit karena pembayaran yang belum dilunasi kepada vendor. Situasi ini telah mencapai titik krisis operasional yang mengancam pelayanan pasien di rumah sakit pemerintah.

Kritik pedas juga disampaikan oleh Guru Besar Universitas Airlangga, Henri Subiakto, terhadap proyek RME yang dianggap tidak efektif dan malah merugikan layanan publik. Menurutnya, proyek ini lebih berorientasi pada kepentingan politik daripada manfaat yang sebenarnya. Dampak negatif dari kebijakan ini sudah terasa luas dan perlu segera diatasi untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Source link