Presiden RI Terbongkar Nyamar Kuliner Malam

by

Presiden Prabowo Subianto diduga melakukan kunjungan ke bantaran rel kereta di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan menyamar pada Kamis (26/3/2026). Meskipun berusaha merahasiakan identitasnya, namun penyamaran Prabowo terbongkar karena warga langsung mengenali kehadirannya. Cerita ini sebenarnya memiliki sejarah yang menarik, di mana Presiden RI pertama, Soekarno juga pernah melakukan hal yang sama untuk menikmati kebebasan kuliner di luar menumpuk aktivitas kepresidenannya.

Guntur Soekarnoputra, putra pertama Soekarno, dalam memoar “Bung Karno: Bapakku, Kawanku, Guruku” mengungkapkan bahwa ayahnya sering keluar malam tanpa identitas sebagai seorang presiden. Bersama dengan anak-anak dan supirnya, Soekarno kerap berkeliling Jakarta dan menikmati hidangan sate yang digemarinya di Cilincing. Kehebohan terjadi ketika Soekarno bertemu dengan seorang pedagang durian yang akhirnya menyadari kehadiran Sang Presiden.

Tidak hanya di Jakarta, kegiatan “blusukan” kuliner ini juga dilakukan oleh Soekarno di Bandung dengan penyamaran yang lebih mencolok. Priyatna Aburrasyid, mantan Jaksa Agung, dalam autobiografinya mengungkapkan bahwa Soekarno bahkan pernah mengenakan kaos oblong dan celana pendek saat jalan-jalan di Bandung. Penampilan yang berbeda dari biasanya memungkinkan Soekarno keluar tanpa dikenali oleh banyak orang.

Dikenal dengan ciri khas tubuh tegapnya, penampilan rapi dengan kemeja dan peci, serta suara yang sangat khas, membuat Soekarno mudah dikenali oleh masyarakat. Namun, dengan menyamar dan berpakaian sederhana, Soekarno dapat menikmati kuliner tanpa gangguan dari kerumunan orang yang mengenalinya dengan mudah. Semua itu menunjukkan bahwa kebiasaan menyamar untuk menikmati kuliner favorit sudah menjadi bagian dari kehidupan para kepala negara, termasuk Prabowo Subianto.

Source link