Polisi Sektor Jatinegara kembali meningkatkan upaya patroli dan pengamanan tertutup untuk mencegah tindak kejahatan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya aksi pencopetan di area tersebut, yang menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Dengan melakukan patroli rutin dan pengawasan tertutup, diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan efek jera. Selain itu, Polsek Jatinegara juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa kereta yang melintas di JPO Stasiun Jatinegara, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang-barang berharga. Upaya preventif ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di kawasan Jatinegara serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar stasiun. Dalam kasus terkait, Polsek Jatinegara telah berhasil menangkap dua pelaku aksi pencopetan yang marak terjadi di area JPO Stasiun Jatinegara, dan saat ini kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain dan jaringan pelaku pencopetan di wilayah tersebut. Aksi pencopetan yang viral di media sosial menunjukkan perlunya kewaspadaan ekstra dari masyarakat serta kerjasama antara aparat kepolisian dan pengguna fasilitas umum untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Peningkatan Patroli dan Pengamanan di JPO Jatinegara





