Crocodile Tears: Drama Keluarga, Dilema Cinta dan Ibu yang Mengharukan

by

Film “Crocodile Tears” dikritik oleh Yusuf Mahardika dan Zulfa Maharani karena menyajikan kisah yang bisa dirasakan oleh banyak orang, terutama mengenai dinamika keluarga. Menurut Zulfa, film ini mudah dipahami namun tetap memiliki kedalaman cerita yang relevan. Sementara itu, Yusuf menyoroti bahwa hubungan keluarga yang ditampilkan dalam film ini sangat nyata, sehingga penonton dapat merasa terhubung dengan ceritanya. Film ini sebelumnya ditayangkan di Toronto, Kanada, di mana penonton di sana juga merasakan kesamaan dengan karakter dalam film. Diperankan oleh Marissa Anita, Johan, dan Arumi, film ini mengisahkan tentang hubungan ibu dan anak yang terganggu oleh kehadiran orang ketiga. Konflik kompleks dari cinta dan keterikatan antara ibu dan anak menjadi fokus utama dalam cerita ini. Johan harus memilih antara cintanya kepada Arumi dan kewajibannya sebagai caregiver untuk ibunya, menimbulkan dilema yang menarik untuk diikuti. Mulai tayang di bioskop pada 7 Mei, “Crocodile Tears” menampilkan kisah yang bisa dirasakan oleh banyak orang dalam kehidupan sehari-hari.

Source link