Beberapa peristiwa terkait dengan keamanan telah terjadi di Jakarta pada hari Selasa (21/4), mulai dari pengungkapan praktik laboratorium tersembunyi hingga penangkapan pelaku curanmor “spesialis 7”.
Dalam pengungkapan praktik laboratorium tersembunyi di kawasan Apartemen River Side di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar clandestine lab narkotika golongan II jenis etomidate. Kejadian ini terjadi pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB.
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menetapkan majelis hakim untuk kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Juru Bicara Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Endah Wulandari, mengonfirmasi hal ini di Jakarta.
Polres Metro Jakarta Selatan juga mengungkap kronologi penangkapan seorang pria terduga pelaku curanmor yang sering beraksi di wilayah Kebayoran Lama. Pelaku ini diduga spesialis dalam pencurian kendaraan bermotor yang terjadi pada tanggal dengan akhiran “angka 7”.
Selain itu, kepolisian juga mengungkap peredaran obat keras dan kepemilikan senjata dengan menangkap dua pelaku di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Penangkapan ini dilakukan pada Senin (20/4) sekitar pukul 13.00 WIB.
Terakhir, Polres Metro Jakarta Pusat menyita 3,6 kilogram narkotika jenis ganja dari seorang pengedar di depan Stasiun Tanah Abang. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan bahwa pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika tersebut.
Keseluruhan peristiwa ini masih merupakan topik menarik untuk diikuti dan dinilai penting dalam upaya menjaga keamanan di ibu kota.报道:Luthfia Miranda PutriEditor:M. Hari AtmokoCopyright © ANTARA 2026





