Kepolisian Sektor (Polsek) Ciracas berhasil mengungkap kronologi lengkap kasus perusakan kaca mobil yang dilakukan oleh seorang sopir angkutan kota (angkot) di Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur. Wakapolsek Ciracas AKP Sriyanto menjelaskan bahwa kejadian bermula saat sebuah angkot jurusan Depok–Kampung Rambutan (T-19) melakukan pelanggaran lalu lintas dengan memotong jalur yang bukan peruntukannya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (21/4) sekitar pukul 10.00 WIB ketika angkot tersebut mencoba berputar arah di jalur satu arah dari Rambutan menuju Cipayung. Hal ini menyebabkan kendaraan lain, termasuk mobil L300, menjadi terhambat, memicu ketersinggungan antara pengemudi angkot dan pengemudi mobil L300.
Situasi ketegangan di jalan akhirnya berujung aksi kejar-kejaran antara kedua kendaraan, yang berakhir di depan sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Tanah Merdeka. Di lokasi tersebut, terjadi cekcok mulut antara dua orang dari pihak angkot dengan pengemudi mobil L300, di mana pelaku dengan inisial IK (31) turun dari kendaraan dan langsung melakukan aksi perusakan dengan memukul kaca bagian tengah depan mobil L300 hingga pecah.
Anggota Reskrim Polsek Ciracas bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah video aksi tersebut menjadi viral di media sosial. Identitas pelaku berhasil diidentifikasi dan pelaku berhasil diamankan saat tengah mengemudikan angkot di depan RSUD Pasar Rebo. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya pengaruh minuman keras pada pelaku, namun aksi tersebut dipicu oleh emosi akibat perselisihan di jalan.
Pelaku dijerat dengan Pasal 521 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP atau Pasal 406 KUHP lama terkait perusakan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal enam bulan atau denda hingga Rp10 juta. Polisi terus menginvestigasi kasus ini, termasuk mengidentifikasi dalang-penyokong dana dalam perusakan kantor polisi di Jakarta Timur. Menyadari betapa pentingnya keamanan dan ketertiban di jalan raya, kepolisian terus berupaya menjaga situasi agar tetap kondusif untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.





