Taylor Swift VS AI: Patenkan Suara dan Foto!

by

Taylor Swift Melawan AI dengan Mempatenkan Suara dan Fotonya

JAKARTA – Taylor Swift, penyanyi ternama, mengambil langkah tidak biasa dalam melawan gempuran Artificial Intelligence (AI) dengan mematenkan suara dan fotonya. Keputusan ini diambil setelah Swift merasa resah karena beberapa hasil AI memanipulasi suaranya dan foto-fotonya untuk kepentingan politik dan konten negatif.

Pendaftaran Merek Dagang

Dalam proses pendaftaran merek dagang, Taylor Swift dibantu oleh Josh Gerben, seorang pengacara kekayaan intelektual dari Gerben IP. Mereka secara resmi mengajukan tiga permohonan paten merek dagang ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat. Permohonan tersebut mencakup suara Taylor Swift yang mengatakan “Hey, it’s Taylor Swift”, suara lain yang lebih jelas, dan foto ikonik Taylor Swift bersama gitar merah mudanya.

Josh Gerben menjelaskan, “Foto Taylor Swift memegang gitar merah muda, dengan tali hitam dan mengenakan pakaian ketat warna-warni berkilauan dengan sepatu bot perak. Dia berdiri di atas panggung merah muda di depan mikrofon warna-warni dengan lampu ungu di latar belakang.”

Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Selain itu, pendaftaran merek dagang ini diharapkan dapat melindungi Taylor Swift dari penyalahgunaan suara dan foto oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Meskipun tidak semua negara bagian di Amerika Serikat memiliki undang-undang yang sama terkait hal ini, langkah Swift ini dianggap sebagai langkah preventif yang penting.

Meski demikian, secara hipotetis, Taylor Swift bisa saja menggunakan merek dagang tersebut sebagai dasar untuk melawan penggunaan tidak sah atas suara dan potret dirinya yang dihasilkan oleh teknologi AI.

Dengan langkah ini, Taylor Swift memberikan sinyal bahwa artis juga perlu melindungi hak kekayaan intelektual mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi AI yang semakin canggih. Langkah ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi artis lain dalam melindungi citra dan karya mereka dari penyalahgunaan teknologi.

Source link