Menteri Keuangan Menyarankan Anaknya Hindari Karier Sebagai Pegawai Negeri
Jakarta, CNBC Indonesia – Meskipun menjadi pegawai negeri dianggap memiliki stabilitas dan jaminan kerja, pandangan berbeda justru datang dari Menteri Keuangan era Orde Baru, Mar’ie Muhammad. Beliau berharap tidak ada satu pun anaknya yang mengikuti jejaknya menjadi pegawai negeri, seperti yang diungkapkan dalam autobiografi berjudul Mr. Clean Marie Muhammad.
Pesan tersebut disampaikan kepada keluarganya setelah anak-anaknya menyelesaikan pendidikan. Anak-anaknya pun terkejut dan bahkan mempertanyakan alasan sang ayah melarang mereka menjadi pegawai negeri, mengingat Mar’ie sendiri mengabdikan sebagian besar karier sebagai aparatur negara hingga menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Alasan Mar’ie
Mar’ie memberikan jawaban singkat atas pertanyaan anaknya dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan mampu menghadapi godaan di dalam birokrasi. Menurut Etty, istrinya, Mar’ie menyarankan agar anak-anaknya meniti karier di bidang lain, seperti menjadi pengusaha atau mencari peluang di luar birokrasi negara.
Pengalaman Mar’ie dan Kondisi Birokrasi
Pandangan Mar’ie tersebut dipengaruhi oleh pengalamannya di lingkungan birokrasi saat itu. Pada masa Orde Baru, korupsi dan pungutan liar merupakan masalah serius di berbagai instansi pemerintah. Mar’ie sendiri mungkin tidak ingin anak-anaknya terjebak dalam lingkungan birokrasi yang sarat godaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari pengalaman pendahulunya, J.B. Sumarlin, yang berjuang melawan korupsi dan pungutan liar dengan melakukan inspeksi mendadak dan memberikan sanksi kepada pelaku.



