Tragedi Mal Runtuh: 502 Orang Tewas Akibat Kebangkrutan Bos dan Kurang Pemeliharaan Gedung

by

MAL TERBESAR DI KOREA SELATAN RUNTUH, 502 ORANG TEWAS

Jakarta, CNBC Indonesia – Pada tanggal 29 Juni 1995, mal terbesar di Korea Selatan, Sampoong Department Store, mengalami tragedi runtuhnya bangunan yang menewaskan 502 orang. Peristiwa ini terjadi akibat desakan bos yang tidak mau memperbaiki gedung meskipun retakan besar sudah terlihat.

MENGETAHUI ANCAMAN TAPI ACUAN MATI

3 bulan sebelum tragedi terjadi, pengelola Sampoong Department Store telah mengetahui kondisi gedung yang sudah mulai berbahaya. Retakan pada atap dan dinding lantai lima menjadi tanda awal masalah. Namun, alih-alih mengatasi akar permasalahan, manajemen hanya memindahkan toko-toko ke lantai bawah dan melanjutkan operasional seperti biasa.

KEBIJAKAN IRASIONAL PASCA RETAKAN MELEBAR

Pada hari kejadian, retakan mulai merambat hingga ke lantai empat. Manajemen hanya menutup lantai tersebut dan mematikan AC dalam upaya untuk tetap melanjutkan bertransaksi demi keuntungan mereka. Ironisnya, manajemen meninggalkan gedung saat masalah semakin meruncing dan para pegawai tetap melayani pengunjung tanpa mengetahui bahaya yang mengancam.

Tragedi kemudian tak terhindarkan ketika suara retakan bangunan menggema dan pengunjung mulai panik. Hanya dalam waktu 20 detik, gedung Sampoong Department Store roboh dan menimbun lebih dari 1.500 orang di bawah reruntuhan. Tim penyelamat berhasil menyelamatkan 937 korban luka dan menemukan 502 korban tewas.

KONSTRUKSI YANG MERAGUKAN

Investigasi menyimpulkan bahwa akar masalah berasal dari kurangnya perencanaan konstruksi yang kuat dan kelalaian pengelola dalam menjaga keamanan bangunan. Pemilik, Lee Joon, menolak saran kontraktor untuk membangun struktur yang lebih kokoh di atas lahan yang kurang stabil. Akhirnya, keputusan itu berujung pada bencana yang menelan korban jiwa serta hukuman penjara untuk Lee Joon dan putranya, Lee-Han Sang.

Meskipun peristiwa ini telah merenggut banyak nyawa, tragedi Sampoong Department Store tetap menjadi pengingat penting akan pentingnya keamanan dan perencanaan yang matang dalam setiap pembangunan bangunan.

Source link