Amelia Earhart: Pilot Legendaris yang Hilang di Samudra Pasifik
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini. Seorang pilot paling terkenal di dunia, Amelia Earhart, tiba-tiba menghilang di atas Samudra Pasifik hampir 90 tahun lalu. Hingga kini, nasib sang penerbang dan pesawat yang ditumpanginya masih menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan dunia.
Perjalanan Tragis Amelia Earhart
Pada 2 Juli 1937, tepat 89 tahun lalu, Earhart bersama navigatornya, Fred Noonan, tengah menjalani tahap akhir ekspedisi keliling dunia menggunakan pesawat Lockheed Electra 10E. Namun, perjalanan yang semula ditujukan untuk mencetak sejarah itu justru berubah menjadi tragedi. Pesawat mereka hilang kontak saat mendekati Pulau Howland di kawasan Samudra Pasifik. Berbagai operasi pencarian segera dilakukan, namun hingga kini tidak pernah berhasil menemukan keberadaan Earhart dan Noonan.
Teori Mengenai Hilangnya Amelia Earhart
Berbagai teori muncul untuk menjelaskan kepergian Amelia Earhart. Salah satu teori populer menyebut bahwa pesawat Earhart jatuh ke laut karena kehabisan bahan bakar sebelum mencapai tujuan. Pendapat tersebut didukung berbagai peneliti, termasuk Laurance Safford, yang menyoroti persoalan bahan bakar dan perencanaan penerbangan yang tidak matang.
Ada juga teori lain yang menyebut Amelia Earhart dan Fred Noonan mengalami kesalahan pemetaan, sehingga pesawat terbang lebih jauh dan kehabisan bahan bakar. Namun, misteri ini semakin kompleks karena Amelia Earhart bukanlah seorang pilot biasa. Dia adalah pilot perempuan pertama di dunia yang berhasil mengelilingi bumi, mengukir prestasi luar biasa sebelum hilang di Samudra Pasifik.
Sejarah penerbangan dunia akan selalu teringat dengan misteri yang menyelimuti kepergian Amelia Earhart. Hingga kini, dunia masih belum mengetahui dengan pasti nasib sebenarnya dari sang pilot legendaris ini.



