Pemimpin Tertinggi Iran Kutip Pidato Presiden RI: Pesan Harapan

by

Ayatollah Ali Khamenei dan Pesan Persatuan ala Presiden Soekarno

Naskah ini menyoroti kesan Ayatollah Ali Khamenei terhadap pidato Presiden Soekarno dan pesan persatuan di tengah perbedaan yang diusungnya.

Memoar dari Sel Tahanan

Saat berbagi sel penjara dengan seorang jurnalis yang terkait dengan Partai Komunis Tudeh, Ayatollah Ali Khamenei mengungkapkan pengalaman menariknya. Pria pemalu itu, meskipun ditangkap, enggan berbicara tentang dirinya. Hal ini kemudian disebabkan kekhawatiran bahwa Khamenei akan mendekatkan dirinya pada gerakan Islam yang diusungnya.

Khamenei yang pada awalnya menyuruhnya makan secara perlahan-lahan mendapat kepercayaan ketika sang jurnalis mengakui ketidakpercayaannya pada agama. Lebih lanjut, Khamenei menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi pemisah bagi yang memiliki kesulitan yang sama. Artinya, persatuan dibangun dari kesatuan kebutuhan, bukan kesamaan agama atau ideologi.

Perjalanan Menuju Revolusi Iran

Setelah menjalani perjalanan sebagai tahanan politik, Khamenei kemudian memainkan peran penting dalam Revolusi Iran yang menggulingkan Pahlavi pada 1979. Hingga akhir hayatnya, Khamenei menegaskan pentingnya persatuan meskipun berbeda latar belakang agama dan ideologi. Pandangannya ini tercermin dalam kutipan pidato Presiden Soekarno kala itu.

Source link