Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak: Fakta atau Hoaks?
Polda Metro Jaya menepis informasi terkait dugaan penembakan terhadap ajudan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, informasi tersebut merupakan hoaks atau tidak benar.
Informasi Hoaks Beredar di Instagram
Sebelumnya, informasi tersebut menyebar melalui media sosial Instagram, termasuk akun @gianluigich yang menyebut bahwa ajudan Febrie diduga tewas ditembak oleh orang misterius setelah penjaga rumahnya meninggal karena diduga dibunuh.
Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tidak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7).
Penyelidikan Kasus Kematian Sutrimo
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa korban ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Meskipun korban kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sutrimo sudah meninggal dunia.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian. Mereka tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
Sementara itu, terkait kabar bahwa korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Budi belum memberikan kepastian. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini.
Jadi, masih belum ada informasi resmi mengenai keterlibatan ajudan Febrie Adriansyah dalam insiden penembakan yang disebut-sebut dalam informasi hoaks tersebut. Kita tunggu perkembangan selanjutnya dari penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak berwajib.





