Cita Rasa Rendang Asli Minang Memimpin Pasar Nasional
Sebuah kisah sederhana dari keresahan menjadi titik awal seorang pengusaha untuk menghadirkan kembali kebanggaan akan cita rasa asli Indonesia. Rabundo, usaha bumbu instan masakan Padang yang dipimpin oleh Tika Hayana, muncul sebagai bukti nyata semangat pelaku UMKM yang didukung dengan pendampingan yang komprehensif dapat membuka pintu menuju pasar yang lebih luas.
Rabundo: Dari Keresahan Hingga Kesuksesan
Bermula dari kekecewaan melihat bumbu rendang impor lebih mendominasi pasar ketimbang bumbu rendang asli Minang, Tika Hayana kemudian memutuskan untuk mengubah keresahannya menjadi aksi nyata. Memboyong kembali keaslian bumbu rendang Minang ke depan panggung dunia adalah tekad yang mendorong lahirnya Rabundo.
Perjalanan Rabundo tidaklah mudah, selain memastikan cita rasa yang otentik, Tika juga harus memperhatikan penerimaan pasar, identitas merek yang kuat, serta menyelesaikan berbagai persyaratan legalitas yang diperlukan. Dibalik semua tantangan itu, kerjasama Rabundo dengan BRI telah memberikan angin segar bagi usaha kecilnya.
Dukungan BRI Bagi Suksesnya Rabundo
Saat Rabundo mulai beroperasi, Tika memanfaatkan QRIS BRI sebagai solusi transaksi yang memudahkan operasional bisnisnya. Selain itu, kerjasama Rabundo dengan Rumah BUMN BRI Bakauheni juga menjadi langkah krusial bagi kesuksesan usahanya. Dari fasilitas legalitas hingga pelatihan, semua berkat dukungan yang diberikan saat pertumbuhan Rabundo.
Dukungan Rumah BUMN BRI Bakauheni tidak hanya terasa dalam administrasi semata. Dengan adanya legalitas usaha, sertifikasi merek, hingga informasi nilai gizi, Rabundo semakin siap bersaing di pasar global tanpa kehilangan keaslian dan kualitasnya.
Melalui pendampingan yang diberikan, BRI berharap para pelaku UMKM dapat membangun bisnis yang kokoh, sehingga pertumbuhan mereka dapat berdampak positif tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi ekonomi yang lebih luas di sekitarnya.



