Pangandaran Siap Menyongsong Tantangan Keuangan di Penghujung Tahun
Pangandaran, 15 Agustus 2026 – Kabupaten Pangandaran bersiap diri menghadapi tantangan fiskal di penghujung tahun anggaran dengan langkah preventif yang tegas dan disiplin. Diskusi panjang di ruang rapat DPRD Pangandaran pada 8 Agustus 2026 menjadi tonggak penting dalam menjaga keseimbangan keuangan daerah.
Langkah Komisi IV DPRD Pangandaran dalam Menghadapi Tantangan Keuangan
Komisi IV DPRD Pangandaran di bawah pimpinan Jalaludin tampak sangat cermat dalam memeriksa Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Setiap angka dan target dalam APBD diperiksa secara detail untuk memastikan keseimbangan yang tepat antara pendapatan dan belanja daerah.
Jalaludin menegaskan pentingnya disiplin anggaran sebagai pembelajaran berharga dari pengalaman masa lalu. Pengeluaran tanpa pertimbangan pendapatan yang realistis dapat menyebabkan masalah utang daerah yang kompleks.
Pentingnya Efisiensi Anggaran tanpa Mengorbankan Pelayanan Dasar
Komisi IV menekankan bahwa efisiensi anggaran harus dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar harus tetap menjadi prioritas tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.
Legislator Pangandaran yakin bahwa APBD Perubahan 2026 harus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Setiap pengeluaran harus didorong untuk meningkatkan pelayanan publik dan bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan birokrasi.
Dengan langkah-langkah preventif yang diambil, Pangandaran siap menghadapi tantangan fiskal dengan kewaspadaan dan tanggung jawab penuh. Semua pihak terlibat berkomitmen untuk menjaga stabilitas keuangan daerah sehingga terhindar dari masalah gagal bayar yang merugikan.





