BRI dorong UMKM aksesoris fashion tuju pasar internasional

by -145 Views

Dukungan pendampingan dan pembiayaan yang diberikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah membawa UMKM, termasuk perajin mutiara seperti Mahayusi asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil menembus pasar internasional. Melalui brand “I Love Mutiara” yang didirikannya sejak 2011, Mahayusi berhasil meraih omzet jutaan rupiah dan menjangkau pasar global. Dalam perjalanannya, sebelum fokus pada usaha aksesori mutiara, Mahayusi mencoba peruntungan di bidang home decor namun usaha tersebut tidak bertahan lama. Dari pengalaman tersebut, Mahayusi belajar betapa pentingnya keberlanjutan pasar dalam memilih jenis bisnis. Dengan pemahaman baru ini, produknya berhasil dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Untuk menjangkau pasar lebih luas, Mahayusi menawarkan produk dengan rentang harga yang beragam, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp75 juta tergantung pada kualitas dan keunikan mutiara. Dalam upaya untuk lebih mengenal pelanggan, ia menerapkan strategi penjualan yang lebih personal dengan membuka gerai offline di Pasar Seni Senggigi, Lombok, dan secara rutin memasarkan produknya langsung kepada wisatawan kapal pesiar yang bersandar di Lombok. Melalui strategi ini, Mahayusi dapat memberikan pelayanan langsung kepada pelanggan dan memastikan mereka memilih mutiara sesuai dengan keinginan mereka.

Setelah 14 tahun menjalankan bisnis I Love Mutiara, Mahayusi semakin bersemangat untuk mengembangkan usahanya. Dia bergabung sebagai mitra UMKM binaan BRI pada akhir 2024. Meskipun baru bergabung sekitar tiga bulan, Mahayusi merasa sangat terbantu dengan program kemitraan BRI. Salah satunya adalah kesempatan untuk mengikuti pameran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 tanpa harus meminjam terlebih dahulu. Partisipasinya dalam ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025 diharapkan dapat membantu memperluas jejaring bisnis sekaligus menjalin kerja sama dengan mitra baru.

Gelaran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 juga menjadi wadah bagi BRI untuk mendorong UMKM binaannya naik kelas. Acara tersebut menghasilkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan merealisasikan kontrak ekspor senilai US$ 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun. Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen BRI dalam melayani dan memberdayakan pelaku UMKM. Dengan harapan bahwa UMKM Indonesia dapat bersaing di tingkat global dan menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia yang lebih tangguh.

Source link