Ustaz Hilmi Firdausi memberikan komentarnya terkait blokir rekening Ustaz Das’ad Latif untuk pembangunan Masjid yang dilakukan oleh PPATK. Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Qur’an Assa’adah dan pendiri Sekolah Islam Terpadu Daarul Fikri ini merasa heran karena blokir tersebut juga menimpa sahabatnya. Hilmi menyatakan kekecewaannya atas tindakan tersebut dan menegaskan bahwa jika Ustaz Das’ad bisa menjadi korban, maka orang-orang kecil juga memiliki potensi yang sama. Ustaz Das’ad Latif sendiri mengungkapkan kekecewaannya atas pemblokiran rekeningnya oleh PPATK, merasa bahwa ajakannya untuk menabung malah dibalas dengan blokir. Ia juga menyoroti tindakan biaya Rp100 ribu yang harus dibayarkan saat mengaktifkan kembali rekening, serta keterlambatan penanganan dari pihak bank. Tindakan ini menimbulkan prasangka adanya transaksi ekonomi dalam proses blokir tersebut, dan Ustaz Das’ad juga mengkhawatirkan dampaknya jika banyak orang yang mengalami hal serupa.
Ustadz Das’ad Latif: Curhat Bayar Rp100 Ribu untuk Buka Blokiran Rekening





